Sabtu, 12 Desember 2009

Rahasia Dibalik Bau Amis Pada Ikan

Orang cenderung menghubungkan bau amis ikan dengan pasar dan restoran karena menurut mereka dimana mereka dapat mencium bau amis ikan? Akan tetapi ikan tidak harus bau amis, apabila ikan tersebut benar-benar segar.

http://foto.detik.com/images/content/2009/01/14/157/ikan-asin04.jpg
Ketika baru beberapa jam di angkat dari air, ikan, kerang dan udang tidak akan mengeluarkan bau. Mungkin masih ada aroma laut yang segar, tetapi bau yang tidak menyenangkan. Ketika bahan makanan asal laut ini mulai mulai mengurai, barulah aroma amis merebak ke mana-mana. Dan ikan mengurai atau membusuk jauh lebih cepat daripada daging-daging jenis lain. Daging ikan, otot ikan terbuat dari jenis protein yang berbeda dibandingkan dengan daging sapi dan ayam, misalnya. Daging ini mengurai lebih cepat, tidak hanya karena dimasak, tetapi juga karena aksi enzim-enzim dan bakteri. Bau amis ikan berasal dari hasil penguraian (dekomposisi), terutama amonia, berbagai senyawa belerang dan bahan kimia bernama amina yang berasal dari hasil penguraian asam-asam amino.


Hidung manusia kebetulan peka terhadap bahan-bahan kimia. Bau tersebut sudah muncul jauh sebelum bahan makanannya sendiri menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi, maka bau amis sedikit hanya ikan tidak segar, atau senikmat kalau baru diambil dari laut, tetapi tidak selalu berarti bahwa ikan itu berbahaya.

Alasan kedua mengapa ikan lebih lekas membusuk daripada daging lain karena di alam bebas-ikan memiliki kebiasaan menyantap ikan-ikan lebih kecil (Hukum rimba juga berlaku di bawah sana).Oleh sebab itu mereka melengkapi dengan enzim-enzim pencernaan yang efektif sekali untuk mencerna daging ikan. Setelah ikan ditangkap, jika enzim ini yang keluar dari usus akibat penanganan yang kasar, enzim tersebut dengan cepat bekerja pada daging ikannya sendiri. Itu sebabnya, ikan yang isi perutnya telah dibersihkan akan lebih tahan lama daripada yang masih utuh.

Alasan ketiga, bakteri pembusuk dalam dan pada ikan lebih efisien dibandingkan pada hewan darat karena bakteri tersebut dirancang untuk hidup di laut yang dingin. Hangatkan sedikit saja, bakteri itu akan bekerja lebih giat, untuk menghentikan kerja kotor mereka kita harus mendinginkan ikan lebih cepat dan lebih cermat daripada mendinginkan daging hewan berdarah panas. Itu sebabnya es merupakan teman nelayan yang paling baik. Es tidak hanya menurunkan temperatur, tetapi menjaga agar ikan tidak menjadi kering. Ikan tidak mau kekeringan, bahwa setelah mereka “meninggal menjadi jenasah ikan”.

Alasan ke-empat, pada umumnya daging ikan mengandung lebih banyak lemak tidak jenuh daripada daging hewan darat. Itu sebabnya kita lebih menghargai makanan hasil laut di zaman sarba antikolesterol ini. Akan tetapi lemak tidak lemak jenuh lebih lekas menjadi tengik (karena teroksidasi) dibanding lemak jenuh yang juga lebih lezat pada daging sapi, misalnya. Oksidasi terhadap lemak mengubah mereka menjadi asam organik berbau tidak sedap, yang pada gilirannya menambah aroma yang tidak sedap. Jika Anda tidak tahan dengan bau di restoran makanan hasil laut, sebaiknya Anda lekas-lekas mencari hamburger atau ayam goreng.

Ronaldo Pesepakbola Tercepat di Dunia

Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, seperti memiliki hidup yang sempurna. Setelah didaulat menjadi pemain termahal, Ronaldo menyandang pemain tercepat di muka bumi ini.

Penelitian tentang kecepatan Ronaldo tersebut dilakukan di Jerman dan didukung oleh salah satu media, Der Spiegel. Dari hasil penelitian tersebut, Ronaldo menjadi pemain tercepat karena kecepatan larinya 33,6 km/jam. Hasil tersebut diukur saat ia membawa bola dan mendapat tekanan dari lawan.


Ronaldo berhasil mengungguli gelandang Bayern Muenchen Arjen Robben yang memiliki kecepatan 32,9 km/jam, Theo Walcott (32, 7 km/jam), Wayne Rooney (32,6 km/jam) dan yang terakhir Robin Van Persie (32,1 km/jam). Sementara itu, peraih Ballon d'Or, Lionel Messi, tak termasuk dalam daftar lima pemain tercepat tersebut. Padahal, Messi memiliki akselerasi yang cukup tinggi.



Sendal Jepit Putus! apa yang harus anda lakukan?

Pernah ga, pas lagi asik jalan2 pake sendal jepit, lalu tiba2 sendal jepit kita putus kaya gambar di bawah ini?

sendal putus:

gw sndiri pernah tu kaya gitu.. lagi pas enak jalan2, eh taunya malah putus tu sendal.. waktu itu di sekeliling gw lagi ga ada warung pula.. yang ada cm tukang minuman di pinggir jalan.. pikir punya pikir, akhirnya gw coba perbaikin sendal gw pake sedotan.. sedotan untuk minuman botol.. gw minta sama tu tukang minuman 1 sedotan buat repair sementara sendal gw..

sedotan:

  hasilnya, lumayan jg ternyata, jepitannya jadi kuat, n gw pake terus sampe sekarang nih..

hasilnya:


so.. gw mau share nih cara2nya.. tutorial + pic.. sapa tau ada yg sendalnya putus tiba2 di tengah jalan trus bisa repair sementara.. ato mungkin lagi ga bawa uang banyak.. harga sendal jepit kan kisaran 6rebu-10rebu perak.. kalo di kantong cm ada 2rebu perak, cara ini bisa bantu nolong.. hehe..


cara-caranya:


1. pilih sedotan yang sewarna dengan sendal jepit.. kalo misalnya ga ada, ya uda terpaksa beda warna, namanya jg darurat.. hehe..


2. lipat sedotan


3. kemudian ikatkan sehingga membentuk simpul seperti ini






4. jika ada gunting, boleh ditambah optional ini.. gunting sedotan lain, seukuran jepitan sendal.. (ilustrasi menggunakan sedotan warna lain, spy terlihat jelas, nanti prakteknya sih pake warna yang sama ya, spy ga kliatan belang.. hehe..)

kemudian masukkan potongan sedotan melewati sedotan yang uda disimpul


5. nah setelah itu, masukkan sedotan td melewati lubang sendal jepit
 



6. setelah itu, sedotan dibentuk seperti gambar di bawah ini.. caranya seperti mengikat biasa, nanti jadinya berbentuk kaya gini..

7. done.. sendal jepit sekarang bisa digunakan..