Tampilkan postingan dengan label Science and Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science and Technology. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2011

Ini Dia KFX , pesawat tempur masa depan kerjasama Indonesia-Korea


Indonesia dan Korea Selatan bekerjasama dalam membuat pesawat tempur kelas menengah. Pesawat ini diperkirakan terealisasi pada 2020 dan lebih canggih daripada pesawat tempur F16. Pesawat itu dinamai Korea Fighter Experimental (KFX).

Beberapa waktu lalu, Dirut PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso mengatakan, pesawat KFX merupakan generasi ke-4,5. Sebab pesawat ini di atas pesawat tempur F16 produksi Lockheed Martin yang merupakan generasi ke-4 dan berada di bawah F35 yang merupakan generasi ke-5.

Berat kosong pesawat ini adalah sekitar 10,4 metrik ton. Think tank dari Universitas Konkuk pernah mengatakan, pesawat tempur ini cukup baik lantaran memiliki rudal stand-off dan kemampuan siluman (anti radar) yang memadai. Rencananya, bersama Indonesia, proyek ini akan terealisasi pada 2020 mendatang.

Pesawat tempur KFX ini dirancang akan berkursi tunggal yang didukung mesin yang setara dengan kelas General Electric F414 atau SNECMA M88 yang digunakan pada F/A-18E/F Boeing dan Dassault Rafale. Dibanding F16 yang dimiliki Korsel, KFX memiliki radius tempur 50% lebih besar, usia pesawat 34% lebih lama, avionik lebih baik, serta kemampuan datalink dan elektronik yang lebih baik.

Pesawat ini dirancang menggunakan 1-2 mesin, intersepsi berkecepatan tinggi dan kemampuan supercruise, teknologi siluman dasar dan kemampuan multiperan. Ada dua desain untuk pesawat ini yakni KFX 201 dan KFX 101. Desain KFX 101 lebih konvensional.

Total biaya pengembangan pesawat selama 10 tahun untuk membuat prototipe pesawat diperkirakan menelan US$ 6 miliar. Sedangkan ongkos produksi per unitnya sekitar 20 juta won.

Untuk memproduksi pesawat ini, Korsel telah bekerja sama dengan sejumlah pihak selain Indonesia, seperti perusahaan pesawat Turki dan Boeing. Rencananya, akan ada 120 KFX yang dibuat, dan selanjutnya akan ditambah lagi 130 unit. Jika nantinya rancangan pesawat ini telah diwujudkan, konon kode KFX akan diganti menjadi F33.

Dalam proyek ini, pemerintah Korea akan menanggung 60 persen biaya pengembangan pesawat. Selain itu, sejumlah industri dirgantara di Negara Ginseng itu di antaranya Korean Aerospace Industry menanggung 20 persen, dan pemerintah Indonesia menanggung 20 persen sisanya.

PT DI akan dilibatkan dalam pembuatan pesawat tempur itu. Selain itu, Indonesia akan mendapat 50 unit KFX serta menjadi rekan bisnis dalam hal pemasaran pesawat itu. Pesawat bisa memiliki usia terbang hingga 30 tahun, sehingga bila terbang pada 2020, maka 2050 akan pensiun.

Pada Oktober 2009, pensiunan Angkatan Udara di Korea Selatan ditangkap karena membocorkan dokumen rahasia pesawat ini kepada penerbangan Swedia dan perusahaan pertahanan Saab. Dia ditengarai menerima suap beberapa ribu dolar agar dapat memberikan salinan dokumen rahasia yang telah difoto di Universitas Pertahanan Korsel. Meski demikian, pejabat Saab membantah ikut terlibat.

Angkatan Udara Korsel pernah berkonflik dengan Departemen Pertahanan dan Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi terkait proyek ini. Kala itu AU Korsel menginginkan mengimpor pesawat tempur F15 di bawah proyek KFX. Namun keinginan ini ditentang kementerian.

Sabtu, 02 April 2011

5 Kapal Perang Tercanggih

Laut merupakan permukaan terluas di muka bumi ini, maka dari itu diperlukan pengawasan dan penjagaan extra untuk mempertahankannya. peralatan dan sistem pertahanan berbasis teknologi perlu diterapkan untuk menjaga kedaulatan suatu negara khususnya di lautan. kali ini saya akan membahas beberapa kapal tempur tercanggih yang pernah dibuat manusia. 


1. Littoral Combat Ship (LCS)

Negara : AS
Tipe : Litoral Combat Ship 
Mesin : -
Kontraktor utama : -
Panjang : 40 kaki
Beam : 
 -

Littoral Combat Ship merupakan varian kecil dari destroyer masa depan atau DD (X) untuk misi lepas pantai. LCS juga bisa dikatakan sebagai kapal dengan kemampuan DD(X) dan CG(X) alias kapal penjelajah dengan rudal kendali masa depan (Tomahawk). Namun LCS, tidak dirancang untuk menggusur tugas kedua jenis kapal. Keunggulan LCS dapat disimak pada bentuk lambunganya yang baru. LCS kabarnya dirancang khusus untuk pertempuran atau misi yang bersifat asimetrik. Tugas utama LCS adalah melumpuhkan kapal2 kecil, penyapuan ranjau, dan peperangan antikapal selam di wilayah perairan lepan pantai.
2. Type 45 Class Destroyer 
Negara : Inggris
Tipe : Destroyer
Mesin : 2 WR-21
Panjang : 151 m
Beam : 20 m
Awak : 190 orang
Ada dua predikat yg akan dikantongi Type 45 di jajaran AL inggris. Pertama, destroyer berkemampuan pertahanan udara terbesar yg pernah dioperasikan AL inggris dan kedua, kapal perang permukaan terbesar sejak PD II. Soal persenjataan utama, Type 45 dilengkapi versi tercanggih dan mematikan dari PAAMS (Principal Anti Air Missile System) yang dikembangkan bersama oleh Prancis dan Italia. Type 45 akan mengusung dua mesin gas WR-21 dgn intercooler dan recuperator. Kedua mesin dibangun oleh tim gabungan Rolls-Royce dan Northrop Grumman jg Alsthom Power Conversion Ltd.
3. Álvaro de Bazán (F100) Class Frigate 

Negara : Spanyol
Tipe : Frigate Aegis (Anti-Air)
Mesin : -
Kontraktor utama : -
Panjang : 147 m
Beam : 18,6 m
Awak : 250 


The Álvaro de Bazán (juga dikenal sebagai kelas F100 dari frigat) adalah kelas baru Aegis frigat dilengkapi sistem pertahanan udara tempur Angkatan Laut Spanyol. Mereka sedang dibangun di pabrik Spanyol dari Ferroldan diberi nama setelah Laksamana Álvaro de Bazán
Kapal Aegis memanfaatkan teknologi senjata yang memungkinkan mereka untuk melacak ratusan sasaran di udara secara bersamaan sebagai bagiandari jaringan pertahanan udara. The F100 Alvaro de Bazan multirole merupakan salah satu kapal perang beberapa non-AS untuk membawa Aegis CombatSystem dan radar yang terkait AN/SPY-1. (Jepang kelas Kongo, Korea SelatanRaja Sejong kelas Besar, Norwegia F100 yang diturunkan dari kelas Fridtjof Nansendari frigat juga menggunakan sistem Aegis.F100 ini akan menjadi dasar perusak kelas Hobart Australia (Air Warfare Destroyer). Pemerintah Australia mengumumkan pada bulan Juni 2007 bahwa, dalam kemitraan dengan Navantia, tiga kapal F100 akan dibangununtuk Angkatan Laut Australia dengan yang pertama karena untuk pengiriman pada tahun 2014.


4. The Sovremenny class Destroyer




Negara : Rusia
Tipe : Destroyer
Mesin : -
Speed : 32.7 knots
Kontraktor utama : -
Panjang : 156 m
Beam : 17,3 m
Awak : 350


Kapal perusak kelas Sovremenny adalah kapal perang anti-permukaan utama Angkatan Laut Rusia. Soviet sebutan untuk kelas ini adalah Proyek 956 Sarych(Buzzard).

Peran utamanya adalah untuk menyerang kapal perang musuh dan pengamanan laut dan pertahanan udara serta pengawalan. kapal ini melengkapi kapal kelas Udaloy dalam operasianti-kapal selam.

Sistem tempur  kapal ini  dapat menggunakan data target penunjuk dari sensor kapal yang aktif dan pasif yaitu kapal lain di armada, pesawat pengintai atau melalui link komunikasi dari helikopter kapal. Suite pertahanan multi-channel yang mampu mengarah beberapa target secara bersamaan.


5. King Sejong the Great class Destroyer

Negara : South Korea
Tipe : Destroyer
Mesin : -
Speed : 30 knots
Kontraktor utama : -
Panjang : 166 m
Beam : 21,4 m
Awak : 400


kapal perusak Raja Sejong (Sejongdaewang-Ham atau Hangul: 세종대왕급 구축함), juga dikenal sebagai KD-III, rudal perusak Angkatan Laut Republik Korea. Kapal ini diluncurkan 25 Mei 2007, yang disponsori oleh Kwon Yang-sook dan ditugaskan pada bulan Desember 2008. Kapal kedua ditugaskan pada bulan Agustus 2010. Kelas ini adalah tahap ketiga program eksperimen  Angkatan Laut Korea (KDX), sebuah program pembuatan kapal besar, yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan ROKN untuk  mempertahankan wilayah maritim di sekitar Korea dari berbagai modus ancaman . 

Minggu, 13 Maret 2011

5 Tank tercanggih

Mungkin temen2 udah pernah baca tentang 5 pesawat tempur tercanggih yang pernah dibuat manusia. Sekarang kita akan mengenal monster-monster darat  tercanggih.

1. M1A2 Abrams (U.S.A)


Amerika memang selalu menjadi yang terkuat dalam urusan persenjataan militer baik dari teknologi maupun kelengkapannya. M1 Abrams adalah MBT buatan General Dynamics Land Systems US. Nama Abrams diambil dari Jendral Creighton Abrams. Varian awal yakni M1 pertama kali masuk dinas operasional tahun 1978, M1A1 tahun 1985, dan terakhir M1A2 tahun 1986. Varian M1A1 terlibat dalam Gulf war & Operation Iraqi Freedom berhadapan dengan T-55, T-62 dan T-72 Iraq.
Awalnya Abrams adalah hasil dari pembatalan MBT-70, sebuah varian tank yang dikembangkan oleh Jerman dan Amerika. Proyek kerjasama ini kemudian dibatalkan dan masing-masing pihak meneruskan pembuatan tank dari data-data yang didapatkan dari proyek MBT-70, Amerika kemudian membuat M1 Abrams sedangkan Jerman membuat Leopard 2. Varian awal M1 Abrams masih menggunakan meriam kaliber 105mm, pada varian selanjutnya (M1A1 & M1A2) digantikan dengan meriam kaliber 120mm buatan Rheinmetall Jerman. Varian awal M1 dan M1A1 mengandalkan mesin diesel, namun varian M1A2 memakai mesin gas turbine yang lebih bertenaga, walaupun mesin baru ini menggunakan bahan bakar lebih banyak.
Setelah pengalama di perang-perang sebelumnya, Abrams memiliki pilihan tambahan armor, yakni TUSK (Tank Urban Survival Kit).
800px OCPA 2005 03 09 165522 Macam   macam Modern Tank
Weight 67.6 short tons (61.4 tonnes)
Length Gun forward: 32.04 ft (9.77 m)
Hull length: 26.02 ft (7.93 m)
Width 12 ft (3.66 m)
Height 8 ft (2.44 m)
Crew 4 (commander, gunner, loader, driver)
Primary armament : 120 mm M256 smoothbore cannon
Secondary armament : 1 x .50-caliber (12.7 mm) M2HB heavy machine gun
2 x M240 7.62 mm machine guns (1 pintle-mounted, 1 coaxial)
Engine : AGT-1500C multi-fuel turbine engine 1500 hp (1119 kW)
Power/weight : 24.5 hp/tonne
Operational range : 465.29 km (289 mi)
With NBC system: 449.19 km (279 mi)
Speed Road: 67.72 km/h (42 mph)
Off-road: 48.3 km/h (30 mph)
2. T-80U (Russia)
Russia memang selalu menjadi rival terkuat amerika dalam produksi dan pengembangan teknologi militer baik untuk segi ekonomi maupun pertahanan dan keamanan negaranya. T-80 diproduksi di Kirov Plant, Leningrad. Pertama kali masuk dinas operasional tahun 1976. T-80 didesain untuk menggantikan T-64. T-80 adalah tank Russia pertama yang menggunakan mesin gas turbine, mesin ini mampu membuat T-80 mencapai kecepatan 70km/jam dengan jarak maksimal 335km. Seperti karakteristik mesin gas turbine umumnya, mesin GTD-1000 ini mengkonsumsi bahan bakar yang banyak, sehingga bagian hull tank dilakukan perubahan desain guna menampung lebih banyak bahan bakar. Pada varian selanjutnya yakni T-80U, mesin gas turbine diganti dengan GTD-1250.
T-80 menggunakan meriam kaliber 125mm. Meriam ini selain bisa menembakan peluru tank bisa dipakai juga untuk meluncurkan ATGW. Selain itu T-80 menggunakan Autoloader sehingga mengurangi jumlah awak menjadi 3. Seperti pada varian sebelumnya, tank ini sudah dilengkapi oleh dozer di bagian bawah hull. Saat ini 4.500 T-80 tercatat masih beroperasi di Rusia.
Weight 50.7 tonnes
Length 7.01 m (9.72 m with gun in forward position)
Width 3.60 m
Height 2.20 m
Crew 3 (driver, gunner, commander)
Primary armament :125 mm 2A46M-1 (D-81TM “Rapira-3″) smoothbore gun 39 rounds
Secondary armament : 7.62 mm PKT coaxial machine gun (1,250 rounds)[2]
7.62 mm PKT KT-7.62 coaxial machine gun (1,250 rounds) (T-80UD)[1]
12.7 mm NSVT anti-aircraft machine gun (500 rounds)[2]
12.7 mm KT-12.7 anti-aircraft machine gun (450 rounds) (T-80UD)[1]
9M112 Kobra (AT-8 Songster) ATGM (6 missiles) (T-80, T-80B)[2]
9M119 Svir (AT-11 Sniper) and 9M119M Refleks (AT-11B Sniper) ATGM[2] (6 missiles) (T-80U)[2]
Engine :GTD-1250 multi-fuel 1,250 hp (932 kW)
Power/weight :24.7 hp/tonne (18.4 kW/tonne)
Operational range :500 km, 900 km with extra tanks (on road)

3. Leopard 2A6 (Germany)

Leopard 2, tak diragukan lagi, adalah salah satu tank tersukses dari generasi terakhir MBT, dengan lebih dari 3.200 unit telah diproduksi. Leopard 2 sekarang beroperasi untuk Austria, Denmark, Germany, Netherlands, Norway, Switzerland, Sweden dan Spanyol.

LEOPARD2A6 BIG svg 08 Macam   macam Modern Tank
Krauss-Maffei Wegmann GmbH mengembangkan sistem proteksi ranjau untuk Leopard 2, mengikuti definisi konsep yang dibuat oleh gabungan beberapa negara Jerman, Swiss, Belanda, Swedia dan Norwegia, di bawah pimpinan dari agensi procurement Jerman BWB. Pesanan untuk upgrade sistem proteksi ini dilakukan pada September 2003 untuk modifikasi 15 Leopard 2A6 milik AD Jerman dan 10 Leopard 2A5 milik Swedia. Tank pertama yang menggunakan proteksi ini dikirim pada Juli 2004. Modifikasinya terdiri dari penambahan elemen lapis baja di lantai tank, sistem penglihatan baru dan penyusunan ruangan untuk amunisi. Percobaan dilakukan pada Februari 2004, menunjukkan dengan sistem ini, awak Leopard 2 dapat selamat tanpa cidera dengan adanya ledakan ranjau di bawah tank.


Pengembangan terbaru untuk Leopard 2 oleh Krauss-Maffei Wegmann GmbH adalah seri dengan model teknologi baru untuk mendukung suasana perdamaian, Leopard 2 PSO (Peace Support Operation). Leopard 2 PSO diperkenalkan secara resmi pada 2006.


Weight 62.3 tonnes
Length 7.7 m
Width 3.7 m
Height 3.0 m
Crew 4
Primary armament : 1 x 120 mm Rheinmetall L55 smoothbore gun.42 rounds
Secondary armament : 1 x 7.62 mm MG3 4,750 rounds
Engine : MTU MB 873 Ka-501 12-cylinder diesel 1,500 HP (1,103 kW) at 2600 RPM.
Power/weight : 24.2 hp/tonne
range : 550 km (internal fuel)
Speed :72 km/h


4. Leclerc (France)
The Leclerc adalah tank tempur utama (MBT) dibangun oleh Nexter Perancis. dinamakan untuk menghormati jendral Philippe Leclerc de Hauteclocque yang memimpin tentara tank Perancis  menuju Paris 2 yakni  Divisi lapis baja (2ème DB) dalam Perang Dunia II.

The Leclerc ini digunaannya oleh Angkatan Darat Perancis dan tentara dari Uni Emirat Arab. diproduksi sejak tahun 1991,  Leclerc digunakan Perancis pada tahun 1992, sebagai pengganti AMX 30 sebagai platform utama lapis baja negara ituTentara Perancis memiliki total 406 Leclercs dan Uni Emirat Arab Army memiliki 388.
Weight 54.5 tonnes
Length 9.87 m (6.88 without gun)
Width 3.71 m
Height 2.53 m
Crew 3 (Commander, gunner, driver)
Primary armament :120mm tank gun 40 rounds
Secondary armament :12.7 mm coaxial M2HB machine gun 1,100 rounds 7.62mm machine gun 3,000 rounds
Engine : 8-cylinder diesel Wärtsilä 1,500 hp (1,100 kW)
Power/weight : 27.52 hp/tonne
Operational range : 550 km
Speed : 71 km/h
5. Challenger 2 (United Kingdom)
Challenger 2 adalah tank utama (bahasa Inggris:main battle tank) atau MBT yang diproduksi oleh Inggris (Britania Raya}. Rancangan dan produksi dilaksanakan oleh perusahaan sistem pertahanan Inggris Vickers Defence Systems, sekarang dikenal dengan nama BAE Systems Land and Armaments. Perusahaan tersebut mengiklankan tank baja ini sebagai, "Tank tempur utama paling handal di dunia". Ironisnya pada bulan Januari 2008, 2 (dua) buah tank tempur ini rusak parah dalam sebuah pertempuran, dan sebuah lagi hancur pada sebuah insiden tembakan persahabatan dari tank tempur yang sejenis.
Tank tempur Challenger 2 adalah disain ulang perluasan dari tipe pertamanya, yaitu tank Challenger 1. Tank Challenger 2 ini masih menggunakan bentuk dasar lambung dari tank pemulanya, demikian juga pada bagian-bagian otomotif-nya, namun selain daripada itu semua adalah baru. Maka tank Challenger 2 resmi menggantikan Challenger 1 menjadi Tank Tempur Utama (MTB) tentara Kerajaan Inggris hingga dewasa ini. Tank ini diketahui pula dipakai oleh tentara Kerajaan Oman. Kendaraan militer ini terlihat beroperasi di Bosnia - Herzegovina,Kosovo dan Irak. Semasa Perang Teluk 2003 Tank tempur Challenger 2 tidak mengalami kekalahan dari tembakan pihak musuh. Dalam suatu penyerbuan, sebuah tank Challenger 2 dapat bertahan dari 14 kali tembakan yang berasal dari senjata pelontar granat musuh dan sebuah peluru kendali anti tank "Milan".

Weight 62.5 tonnes
Length 8.3 m (11.50 m with gun forward)
Width 3.5 m (4.2 m with appliqué armour)
Height 2.5 m
Crew 4 (commander, gunner, loader/operator, driver)
Primary armament : L30A1 120 mm rifled with 52 rounds
Secondary armament : coaxial 7.62 mm L94A1 EX-34 (chain gun), 7.62 mm L37A2 Commander’s cupola machine gun
Engine : Perkins CV-12 Diesel 1,200 hp (895 kW)
Power/weight : 19.2 hp/tonne
range : 450 km (279 miles)
Speed : 59 km/h (37 mph)